Memahami BRICS hingga Antusiasme Generasi Muda melalui Indonesia’s Accession to BRICS Forum & Panel Discussion yang diselenggarakan oleh Zeekend, Universitas Bakrie, dan Russian House in Indonesia

Tahun 2025 diawali dengan Indonesia secara resmi bergabung dengan BRICS, aliansi ekonomi yang awal mulanya terdiri dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Hadirnya keputusan ini memunculkan beragam pandangan masyarakan, baik pro maupun kontra di tengah kondisi global yang berdinamika. Guna memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai BRICS, serta meningkatkan antusiasme di kalangan generasi muda, Russian House in Indonesia, Zeekend, Universitas Bakrie, serta para pemuda aktivis pemerhati BRICS di Indonesia, menyelenggarakan acara Indonesia’s Accession to BRICS Forum & Panel Discussion di Bakrie Tower pada 28 Februari 2025. 

Pelaksanaan acara Indonesia’s Accession to BRICS Forum & Panel Discussion di Bakrie Tower, pada 28 Februari 2025. Copyrights: Zeekend

Forum dan diskusi panel ini diselenggarakan sebagai bentuk euforia atas peresmian keanggotaan Indonesia dalam BRICS, sekaligus menjadi wadah eksklusif bagi generasi muda untuk terhubung dengan dinamika ekonomi dan politik global. Melalui forum ini, peserta mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran Indonesia dalam BRICS serta didorong untuk berpartisipasi aktif dalam membangun kolaborasi internasional di berbagai bidang, seperti ekonomi, teknologi, dan sosial. Selain itu, acara ini menjadi sarana bagi generasi muda untuk berbagi pengalaman dan wawasan dalam memahami dinamika geopolitik global.

Forum ini dibuka dengan sambutan dari Perwakilan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, H.E. Alexey Rykov, serta Kepala Russian House in Indonesia, Mr. Nikita Shilikov. Diskusi panel menghadirkan narasumber terkemuka di antaranya Bapak Tri Purnajaya, Direktur Urusan Pembangunan, Ekonomi, dan Lingkungan Hidup Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia; Dr. Irina Z. Yarygina, Pakar dari Komite Nasional untuk Penelitian BRICS, Rusia; serta Mr. Nikita Kuklin, Pakar dari Pusat ASEAN di Universitas MGIMO di bawah Kementerian Luar Negeri Rusia. Dalam diskusi, H.E. Alexey Rykov menyoroti pentingnya forum seperti ini dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama generasi muda, serta memperkuat kerja sama internasional. 

"Forum diskusi tentang BRICS ini menjadi wadah yang baik untuk memperdalam pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, serta mempererat kerja sama internasional," ujar H.E Alexey Rykov selaku Perwakilan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia

Dalam forum, berbagai aspek penting dibahas termasuk peran Indonesia dalam BRICS, peluang dan tantangan dalam tatanan ekonomi baru, serta bagaimana generasi muda dapat berkontribusi dalam era multipolar dunia. Yanju Sahara, penanggung jawab acara sekaligus Pemuda Pemerhati BRICS di Indonesia, menekankan bahwa acara ini bertujuan memperkuat kolaborasi antargenerasi muda dari negara anggota dalam bidang ekonomi, teknologi, dan sosial, serta mendorong inovasi dan kepemimpinan global. "Harapannya, dengan berpartisipasi dalam acara ini, kaum muda dapat membangun jaringan internasional, berbagi ide, dan turut serta dalam menemukan solusi bagi tantangan global," jelasnya.

Copyrights: Zeekend

Dukungan terhadap forum ini datang dari berbagai komunitas pemuda di Indonesia, di antaranya Syahrul Khaidar Kamal (Founder Zeekend), Najma Q. Ramadhanty (Founder Bekasi Ambil Peran), Dimas Pangestu (Founder Trash Ranger), Astrid Nadya Rizqita (Ketua OIC Youth Indonesia), dan Nata Admanas Sutisna (Ketua The IDE Indonesia).

Sebagai hasil dari forum ini, langkah awal telah diinisiasi untuk membentuk Forum Pemuda Aktivis BRICS di Indonesia, sebuah wadah bagi generasi muda untuk lebih aktif dalam dinamika BRICS dan memperkuat peran Indonesia di panggung global. Dengan keanggotaan penuh Indonesia dalam BRICS, diharapkan kerja sama di bidang ekonomi, teknologi, dan sosial antarnegara anggota dapat semakin erat, serta membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam tatanan ekonomi global yang baru. Hadirnya diskusi ini menjadi suatu harapan bagi Indonesia dan generasi muda tentang kebermanfaatan keanggotaan BRICS bagi Indonesia kedepannya. 


Jakarta, 28 Februari 2025 

Sumber: Zeekend, Zalfa Khansa Nabila