Published September 18, 2026 by

AS dan Denmark Capai Kesepakatan Keamanan Baru di Greenland

Pada 18 September 2026, Amerika Serikat, Denmark, dan Greenland mengumumkan tercapainya kesepakatan untuk memperkuat keamanan di Greenland dan kawasan Arktik–Atlantik Utara. Kesepakatan tersebut akan memberikan AS akses keamanan dan militer jangka panjang di Greenland, termasuk hak untuk memperluas kehadiran militernya dan melakukan aktivitas penerbangan. Greenland sendiri tetap berada dalam wilayah Kerajaan Denmark, sementara implementasi kesepakatan masih membutuhkan proses parlementer sebelum berlaku.

Dilansir Reuters, kesepakatan tersebut memungkinkan AS untuk mengembangkan kehadiran militer yang lebih besar di Greenland, sekaligus mencegah negara-negara yang dianggap sebagai adversary AS membangun pangkalan atau melakukan investasi sensitif di wilayah tersebut tanpa persetujuan AS. Reuters juga melaporkan bahwa kesepakatan ini tidak memiliki batas waktu, sehingga memberikan dasar bagi kehadiran keamanan AS dalam jangka panjang.

Sementara itu, The Guardian melaporkan bahwa kesepakatan tersebut akan memungkinkan AS memperluas kehadiran militernya di Greenland. Pemerintah Denmark dan Greenland menekankan bahwa perjanjian tersebut tetap mengakui kedaulatan dan integritas wilayah Kerajaan Denmark. Kesepakatan ini rencananya akan ditandatangani oleh ketiga pemerintah pada pekan depan di sela-sela Sidang Umum PBB di New York, sebelum menjalani prosedur parlementer yang diperlukan.

Associated Press (AP) melaporkan bahwa kesepakatan tersebut merupakan hasil negosiasi selama berbulan-bulan antara AS, Denmark, dan Greenland. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat koordinasi keamanan di kawasan Arktik sekaligus meningkatkan military footprint AS di Greenland. Bagi NATO, perkembangan ini penting karena Greenland memiliki posisi strategis dalam pertahanan Amerika Utara dan keamanan Arktik


Read More
Published September 17, 2026 by

Selamat Datang di Tanah Air! Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Menuju Jakarta

DispenAL

 JAKARTA — Kapal induk milik Angkatan Laut Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, akhirnya tiba di perairan Indonesia setelah berlayar dari Italia pada 24 Agustus 2026. Kapal perang bersejarah ex-Italia tersebut kini tengah melanjutkan pelayaran menuju Jakarta dan dijadwalkan tiba di Ibu Kota pada Jumat, 18 September 2026.

Memasuki Perairan ALKI I, kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi mendapat pengawalan langsung dari dua fregat kelas Brawijaya milik TNI Angkatan Laut, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321. Kehadiran dua kapal perang tersebut menambah kesan istimewa dalam pelayaran  menuju perairan Jakarta, Kamis (17/9).

Setibanya di Jakarta, ITS Giuseppe Garibaldi rencananya akan disambut oleh Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI, Kapolri, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), serta sejumlah pejabat pemerintah lainnya.

Kehadiran Kapal induk ini menjadi bagian dari kerja sama dan berperan dalam memperkuat kemampuan pertahanan sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam menghadapi situasi darurat, penanggulangan bencana, serta misi-misi kemanusiaan.

Kehadiran kapal induk Italia di Tanah Air juga menjadi momentum penting bagi TNI AL untuk memperluas pengalaman dalam pengoperasian dan pemanfaatan kapal berkemampuan besar untuk berbagai kebutuhan. Di tengah meningkatnya tantangan bencana dan kebutuhan respons kemanusiaan, kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi membawa pesan bahwa kekuatan maritim tidak hanya hadir untuk menjaga pertahanan, tetapi juga dapat dikerahkan untuk membantu masyarakat dalam situasi krisis.



Sumber: DispenAL

Read More